Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menerima kunjungan dari perguruan tinggi dalam rangka studi banding. Bertempat di Ruang Sidang VIP, Lt.3 Gedung GBPH Prabuningrat Kampus Terpadu UII, Jum’at (23/8), Universitas Kristen Petra (UK Petra) mengunjungi UII dalam rangka studi banding tentang penjaminan mutu perguruan tinggi. Delegasi dari UK Petra berjumlah 6 orang dipimpin oleh Dr. Gan Shu San selaku kepala Lembaga Penjamin Mutu (LPM) bersama Ir. Emmy Hosea, M.Eng.Sc., selaku Kabid Audit Mutu. Rombongan diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Networking dan Kewirausahaan, Ir. Wiryono Raharjo, M.Arch., Ph.D bersama pimpinan unsur Badan Penjaminan Mutu (BPM) UII.

Gan Shu San menyampaikan rasa terimakasihnya kepada UII karena telah menerima kunjungan dari UK Petra dan juga mengenai latar belakang dilakukannya studi banding adalah karena UII telah meraih banyak akreditasi internasional. “Melihat banyaknya akreditasi internasional yang telah diraih oleh UII, kami ingin mempelajari mengenai bagaimana UII meraih akreditasi tersebut dari mulai tahap pengajuan, persyaratan hingga diraihnya akreditasi internasional tersebut. Selain itu, kami juga ingin mempelajari mengenai penjaminan mutu yang ada di UII”, Ujarnya.

Sementara dalam sambutannya, Wiryono juga menyampaikan rasa terimakasih atas kunjungan dari UK Petra ke UII. “Dengan kunjungan yang dilakukan kali ini diharapkan UII dan UK Petra bisa saling bertukar informasi demi kemajuan bersama. Di UII sendiri, saat ini ada 15 program studi yang telah meraih akreditasi internasional dari berbagai instansi. Tentu diraihnya akreditasi internasional tersebut melalui berbagai proses yang tidak sebentar dan didukung oleh banyak pihak”, terang Wiryono.

Sedangkan Ahmad Nurozi selaku Kepala Bidang Pengendali Sistem Mutu menggarisbawahi Permenristekdikti No.62 tahun 2016 yang menjadi acuan BPM UII. “Selain itu, di UII sendiri memiliki standar mutu sendiri yaitu MERCY OF GOD (Managerial, Education, Research, Community, Standar Dakwah Islamiyah, Output Feedback, Governance, Outcome, Stakeholder). Adanya standar mutu tersebut tentunya tiap tahun akan dilakukan audit untuk menjamin sasaran mutu dari UII akan terpenuhi. BPM UII akan mengawal proses audit tersebut dari awal hingga akhir” jelasnya. (RRA/ESP)