BPM UII - Phone +62 274 898444 | Email: [email protected]
Badan Penjaminan Mutu
  • HOME
  • PROFIL
    • Tentang BPM UII
    • Pernyataan Mutu dan Kebijakan Mutu
    • Tujuan dan Peranan
    • Status dan Kedudukan
    • SPM UII
    • Sejarah Standar SPMI UII “MERCY OF GOD”
    • Struktur Organisasi BPM
  • LAYANAN
    • Pelatihan dan Pendampingan Internal UII
    • Auditor Internal dan Asesor
    • Portofolio Kerjasama Eksternal
  • ARTIKEL
  • DOWNLOAD
    • Dokumen Mutu
    • Evaluasi SPM
    • Materi RTM
    • Materi Presentasi
    • Survey Stakeholders
  • AKREDITASI
    • Akreditasi Internasional
    • Akreditasi Nasional
  • PERATURAN-PERATURAN
    • Peraturan Internal UII
    • Peraturan Perundang-undangan
  • id
    • en
    • id
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
    News

    Jaga Budaya Mutu, BPM UII Adakan Rapat Tinjauan Manajemen

    Sebagai universitas swasta nomor wahid, Universitas Islam Indonesia (UII) terus menjaga konsistensi budaya mutu. UII telah menginisiasi penjaminan mutu untuk lembaga pendidikan tinggi sejak tahun 1999, jauh sebelum pemerintah mewajibkannya di tahun 2003. Guna mempertahankan komitmen tersebut, Badan Penjaminan Mutu (BPM) UII mengadakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) pada hari Rabu (26/6), di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito UII. Rapat yang dihadiri oleh pimpinan di level universitas dan fakultas, kepala badan serta para direktur tersebut membahas tentang hasil monitoring dan evaluasi pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada semester ganjil 2018/2019.

    Fathul Wahid, Ph.D selaku Rektor UII menyampaikan dalam sambutannya bahwa walaupun dimulai sejak tahun 1999, budaya mutu akan terus digaungkan supaya mampu menyatu dengan seluruh sivitas akademik di lingkungan UII. Ia berharap RTM ini menjadi ritual yang terus dijaga demi eksistensi organisasi.

    “RTM yang kita lakukan adalah sebuah ritual untuk menjaga eksistensi organisasi, melihat yang sudah lalu dan merencanakan apa yang akan kita lakukan ke depan bersama-sama,” jelasnya.

    Sementara Kepala BPM UII, Kariyam, M.Si memaparkan laporan Hasil Monitoring dan Evaluasi Pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada semester ganjil 2018/2019. Dalam pemaparannya, ia ingin mendorong kegiatan belajar mengajar di kelas menggunakan bahasa internasional dan mengoptimalkan kemajuan teknologi informasi. Dua hal tersebut harus menjadi komitmen untuk mengantarkan UII menjadi World Class University.

    RTM diakhiri dengan beberapa rekomendasi dari peserta rapat untuk memproyeksikan program-program yang akan dilakukan ke depan. Salah satu rekomendasinya adalah mengenai percepatan implementasi Outcome-Based Education. Melalui Outcome-Based Education, universitas akan menghasilkan lulusan yang lebih selaras dengan kebutuhan masyarakat, industri, dan zaman. (APB/ESP)

    June 27, 2019
    https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png 0 0 bpmuii https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png bpmuii2019-06-27 08:40:002019-07-02 01:47:37Jaga Budaya Mutu, BPM UII Adakan Rapat Tinjauan Manajemen
    News

    UMM Tertarik Sistem Penjaminan Mutu UII

    Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Jumat (3/5), di Ruang Sidang VIP, Gedung Rektorat. Fokus kunjungan tersebut mendiskusikan pengelolaan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) serta pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) UII.

    Rombongan UMM yang dipimpin Dr. Muslimin Machmud, M.Si. disambut langsung oleh Wakil Rektor Bidang Pengembangan Akademik dan Riset, Dr. Drs. Imam Djati Widodo, M.Eng.Sc. Dalam sambutannya, selain menyambut hangat kedatangan universitas sahabat di kampus terpadu, Imam Djati juga sedikit bercerita tentang awal mula sistem penjaminan mutu yang diterapkan oleh UII.

    “Kami memulai sistem penjaminan mutu pada tahun 1999. Saat itu kami menggunakan ISO sebagai acuannya. Baru beberapa tahun terakhir ini kami mengembangkan standar sendiri yang menggabungkan apa yang diminta oleh Kemenristekdikti dengan beberapa sistem mutu yang Islami,” tuturnya.

    Sementara itu, Muslimin menyampaikan bahwa pihaknya sangat bersyukur dan senang bisa silaturahmi sekaligus bisa belajar bersama mengenai sistem penjaminan mutu yang ada di UII. “Terima kasih sudah menerima kami untuk silaturahmi serta belajar pengembangan sistem penjaminan mutu. UII adalah salah satu universitas yang sistem penjaminan mutunya diapresiasi oleh Kemenristekdikti,” tutur Muslimin dalam sambutannya.

    Menyambung apa yang telah disampaikan pimpinan delegasi, Ka. Bid. Mutu Akreditasi, Sertifikasi dan Pemeringkatan UMM, Dr. Ainur Rofieq, M.Kes., menyampaikan bahwa UII adalah sparing partner yang luar biasa. Oleh karena itu, ia ingin diskusi ini fokus pada yang pertama, bagaimana membedah manual mutu, standar mutu, manual prosedur, dan instrumen AMI, yang kedua adalah terkait organisasi yang menjalankan manual prosedur di setiap tingkatan lembaga, kemudian yang terakhir terkait dengan kinerja dosen.

    Sementara dalam pemaparan materinya, Kepala Badan Penjaminan Mutu UII, Kariyam, S.Si., M.Si., menuturkan bahwa UII memiliki acuan penjaminan mutunya sendiri. Sejak tahun 2016 UII memiliki ‘MERCY OF GOD’ sebagai dasar penjaminan mutu. Akronim ‘MERCY OF GOD” terdiri dari Management of Organization, Education, Research, Community Services, Yield of Services, Output, Facilities, Governance, Outcome & Cooperation, dan Da’wah Islamiyah.

    “Akronim ‘MERCY OF GOD’ mempunyai 10 standar dengan 99 cakupan kerja. Ini adalah cara kami melampaui standar nasional yang memiliki 24 cakupan kerja, sedangkan kami memiliki 99 cakupan kerja,” jelasnya.

    Terakhir, menanggapi apa yang telah disampaikan Kariyam, Ka. Bid. Mutu Sarana dan Prasarana UMM, Ir. Sulianto, M.T., berpendapat bahwa akronim dan standar yang dibuat UII sangat menarik. Akronim yang sangat mudah diingat sehingga sosialisasi bisa menyentuh hingga lapisan terbawah. “UMM sepertinya akan memulai mencari ‘wangsit’ agar dapat membuat akronim standar mutu seperti UII,” pungkasnya diikuti riuh tawa seluruh undangan. (APB/ESP)

    May 5, 2019
    https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png 0 0 bpmuii https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png bpmuii2019-05-05 08:52:332023-03-20 01:48:23UMM Tertarik Sistem Penjaminan Mutu UII
    News

    UNIDA Gontor Belajar Sistem Penjaminan Mutu ke UII

    Keinginan untuk meningkatkan kualitas pendidikan menjadi lebih baik mendorong Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor mengadakan kunjungan studi banding ke UII pada Rabu (20/3). Kunjungan yang berlangsung di Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof. Dr. Sardjito UII itu diikuti 20 delegasi yang terdiri dari 11 orang dari Tim Badan Penjaminan Mutu (BPM), 8 orang dari Tim AIPT dan 1 orang staf. Sementara perwakilan dari UII yang turut menerima kunjungan di antaranya Kepala BPM UII Kariyam S.Si., M.Si.

    Dalam kesempatannya, Kariyam menjelaskan proses pengembangan dan peningkatan standar mutu pendidikan tinggi yang khas dan sesuai bagi UII. “Kami memiliki sepuluh standart yang bisa disebut dengan MERCY OF GOD, yakni M sebagai managerial, E sebagai education, R untuk research, C untuk Community, Y untuk yield of service, O untuk Output, F yaitu feedback, G untuk Governance, O sebagai Outcome dan D sebagai Dakwah Islamiyah”, jelasnya. Untuk standar mutu UII ini sendiri memiliki ruang lingkup yang akan dilengkapi dengan beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh penanggungjawab dan pelaksana proses kegiatan.

    Sementara itu dalam sambutannya, Perwakilan delegasi UNIDA, Imam Haryadi, M.Si menuturkan tujuannya beserta tim datang ke UII. “Karena UNIDA baru saja naik kelas ke tingkat universitas pada tahun 2014 lalu maka levelnya juga pasti akan berbeda. Kami perlu belajar dengan universitas yang sudah mapan. Dan UII ini salah satu yang kami anggap sudah sangat mapan.” Ujarnya.

    UNIDA sendiri telah menjadi universitas sejak tahun 2014 lalu. Awalnya, pada tahun 1963 institusinya masih berstatus Perguruan Tinggi Darussalam kemudian berubah menjadi Institut Pendidikan Darussalam dan menjadi Institut Studi Islam Darussalam.

    Ia menambahkan bahwa UNIDA memiliki program studi yang semuanya sudah terakreditasi. Terdapat 6 prodi yang telah terakreditasi A, 8 prodi terakreditasi B, serta 5 prodi terakreditasi C. “UNIDA merupakan universitas yang unik karena menerapkan sistem asrama (boarding system) yang didesain untuk pembelajaran yang efektif dan efisien”, katanya.

    Sistem asrama di UNIDA menggunakan Bahasa Arab dan Inggris sebagai pengantar pengajaran dan komunikasi di antara dosen dan mahasiswa. Di dalamnya juga terdapat aktivitas keilmuan, kerohanian, dan kewirausahaan untuk menciptakan tradisi keilmuan.

    Pondok pesantren Darussalam Gontor dan UII ternyata memiliki pertalian sejarah yang tidak bisa dilepaskan. Hal ini karena pendiri dari Pondok pesantren Darussalam Gontor dan pendiri UII adalah kawan akrab dimana sama-sama memiliki visi dan cita cita yaitu membangun universitas Islam yang bermutu dan berarti.

    Imam juga mengungkapkan harapannya, “Kami berharap hubungan ini bisa berlanjut semakin harmonis, dan kami bisa belajar lebih banyak lagi bersama UII”, pungkasnya. (DRD/ESP)

    March 21, 2019
    https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png 0 0 bpmuii https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png bpmuii2019-03-21 10:04:462023-06-29 05:48:25UNIDA Gontor Belajar Sistem Penjaminan Mutu ke UII
    News

    Penilaian AUN-QA: Usaha UII Menjamin Kualitas Pendidikan

    Berbagai upaya secara konsisten dilakukan Universitas Islam Indonesia (UII) dalam hal peningkatan kualitas dan penjaminan mutu. Kali ini empat program studi (prodi) di UII secara bersamaan mendapat penilaian dari Lembaga ASEAN University Network on Higher Education for Quality Assurance (AUN-QA) ke-134. Ke empat prodi yang dinilai adalah pada undergraduate program (jenjang Strata 1), yakni Prodi Ilmu Ekonomi, Prodi Ilmu Hukum, Prodi Teknik Industri dan Prodi Psikologi.

    AUN-QA memiliki tujuan menjamin kualitas pendidikan tinggi di negara-negara ASEAN. Selain itu juga bertanggung tanggung jawab mempromosikan jaminan kualitas lembaga pendidikan tinggi, meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, dan berkolaborasi dengan badan regional dan internasional untuk kepentingan komunitas ASEAN.

    Mengawali kunjungannya ke kampus UII, 10 delegasi dari AUN-QA diterima langsung oleh Rektor UII, Fathul Wahid, S.T., MSc., Ph.D. di Gedung Moh. Hatta, Kampus Terpadu UII, pada Selasa (12/2). Proses Asesmen dan audit mutu sendiri dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari ke depan, 12-14 Februari 2019. Di antaranya dengan melakukan kegiatan audiensi bersama para pengelola prodi serta visitasi pada fasilitas.

    Assoc. Prof. Dr. Nantana Gajaseni, selaku Acting Chairperson of AUN-QA Council menyampaikan bahwa assessment kali ini merupakan yang pertama dilakukan di UII. Dikatakan Nantana, misi dari AUN-QA adalah untuk melakukan dan mengharmonisasi standar pendidikan, dan terus mencari peningkatan yang berkelanjutan untuk kualitas pendidikan pada universitas di ASEAN.

    “Sejak didirikannya AUN-QA pada tahun 1998, AUN-QA telah aktif dalam hal mempromosikan, mengembangkan, dan menerapkan penjaminan dalam bidang akademik,” ujar Nantana Gajaseni.

    Sementara itu, Fathul Wahid dalam sambutannya menjelaskan tentang profil dan sejarah singkat UII, mulai dari pendiriannya di Jakarta yang saat itu masih bernama Sekolah Tinggi Islam, hingga saat ini yang telah memiliki delapan Fakultas beserta puluhan program studi. Selain itu juga disampaikan berbagai akreditasi dan penghargaan yang telah dicapai, baik di level nasional dan internasional.

    “Dalam dua tahun terakhir ini kita telah mendapatkan berbagai penghargaan, seperti penghargaan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi sebagai Universitas Swasta terbaik di Indonesia, penghargaan Golden Award dari Badan Standardisasi Nasional, dan juga kita mendapatkah penghargaan dari Universitas Indonesia sebagai Universitas Swasta paling lestari di Indonesia”, paparnya.

    Selain itu, juga disampaikan Fathul Wahid, tahun lalu UII juga mendapatkan penghargaan dari QS Star University Ratings yang menempatkan UII berada pada posisi top 500 universities di Asia. Sumber: uii.ac.id

    February 13, 2019
    https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png 0 0 bpmuii https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png bpmuii2019-02-13 14:32:122023-06-29 05:44:52Penilaian AUN-QA: Usaha UII Menjamin Kualitas Pendidikan
    News

    Materi Induksi SPM Bagi PSMF dan PSM J/PS

    Berikut adalah link materi Induksi SPM Bagi Pengendali Sistem Mutu Fakultas dan Pengendali Sistem Mutu Jurusan/Program Studi di Lingkungan UII tahun 2019 yang dilaksanakan pada Kamis, 24 Januari 2019:

    Silakan unduh materi di link berikut: Materi Induksi SPM 2019

    January 24, 2019
    https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png 0 0 bpmuii https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png bpmuii2019-01-24 01:25:402022-09-29 01:08:50Materi Induksi SPM Bagi PSMF dan PSM J/PS
    News

    UNSURI Studi Banding Manajemen Pendidikan ke UII

    Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan dari Universitas Sunan Giri (UNSURI) dalam rangka studi banding tentang manajemen pendidikan. Dalam kunjungan ini, 22 (dua puluh dua) rombongan UNSURI diterima Sekretaris Eksekutif UII, Dr. Raden Bagus Fajriya Hakim, S.Si., M.Si., di Gedung Kuliah Umum Prof. dr. M. Sardjito UII, pada Senin (14/1).

    Dalam pertemuan tersebut juga tampak hadir sejumlah pimpinan UII, yakni Kepala Badan Penjaminan Mutu, Kariyam, S.Si., M.Si., Direktur Pengembangan Akademik, Dr. Jaka Nugraha, S.Si., M.Si., Direktur Layanan Akademik, Dr. Drs. Hujair A. H. Sanaky, M.Si., Kepala Badan Sistem Informasi, Mukhammad Andri Setiawan, S.T., M.Sc., Ph.D., Direktur Sumber Daya Manusia, Ike Agustina, S.Psi., M.Psi., serta Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Dr. Eng. Hendra Setiawan, S.T., M.T.

    Pada topik diskusi tentang penjaminan mutu di lingkungan universitas, Kariyam mengatakan bahwa sebelum negara memiliki badan akreditasi, UII sudah mempunyai standar manajemen pendidikan sendiri. Hal ini terjadi karena UII berkomitmen berpegang teguh kepada cita-cita para pendiri, yakni menjadi universitas terbaik setara di negara maju.

    Disampaikan Kariyam, sebelum negara memiliki standar akreditasi, UII sudah memulai standar penjamin mutu menggunakan ISO. “UII selalu berpegang teguh dengan landasan yang telah dibangun oleh para pendiri, yaitu sebagai sebuah sekolah tinggi dengan landasan nilai keagamaan, keilmuan dan kebangsaan dengan komitmen untuk menjadi rahmatan lil ‘alamin,” ungkapnya.

    Dalam pertemuan, juga banyak didiskusikan mengenai pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), akademik, penelitian dosen, dan pengembangan Sistem Informasi. Disampaikan Mukhammad Andri Setiawan, saat ini sistem informasi menjadi bagian penting dari sebuah universitas. “Untuk saat ini, tanpa sistem informasi yang baik, universitas bukan hanya akan tertinggal, bahkan akan mati,” ujarnya.

    Kepala BAUK Bidang SDM, Iwan Wahyu Susanto, S.T., M.M. berharap melalaui kunjungan yang dilakukan, UNSURI dapat bercermin dari UII sebagai perguruan tinggi swasta Islam. Harapannya para delegasi mampu belajar dan bertanya sebanyak-banyaknya sehingga bisa ditindak lanjuti nantinya. “Kami berharap dengan kunjungan ini mampu belajar dan menimba ilmu dari UII,” ujarnya. Sumber: uii.ac.id

    January 14, 2019
    https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png 0 0 bpmuii https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png bpmuii2019-01-14 16:04:492023-06-29 05:46:16UNSURI Studi Banding Manajemen Pendidikan ke UII
    News

    Universitas Trunojoyo Madura Tertarik Sistem Penjaminan Mutu UII

    Penjaminan mutu bagi perguruan tinggi saat ini telah menjadi kebutuhan. Dalam perjalanannya, perguruan tinggi yang berkualitas akan menghadapi berbagai permasalahan. Guna menguatkan kualitas yang telah ada pada program studi Manajemen, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melakukan studi banding ke UII. Delegasi UTM dipimpin oleh Dr. Muhammad Alkirom Wildan, S.E., M.Si. selaku Ketua prodi Managemen UTM yang diterima Kariyam, S. Si., M. Si., selaku Kepala Badan Penjaminan Mutu UII dan didampingi oleh Dr-Ing. Ir. Ilya Fadjar Maharika, MA. IAI., selaku Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan UII di Ruang Sidang Gedung Perpustakaan Pusat UII (11/1).

    Dalam sambutannya, Muhammad Alkirom Wildan mengatakan sebagai salah satu perguruan tinggi di Madura, pihaknya merasa perlu adanya peningkatan standar penjaminan mutu. Hal ini sejalan dengan perkembangan zaman yang masif perlu adanya penyesuaian namun tetap pada standar pendidikan yang telah ada.

    “UII menjadi salah satu perguruan tinggi yang memiliki mutu kegiatan belajar mengajar yang bagus, kami rasa dengan kunjungan ini dapat menjadi pembelajaran bagi kami dalam meningkatkan mutu pengajaran,” ungkapnya yang juga alumni S1 Managemen UII.

    Sementara itu, Kepala BPM UII, Kariyam, M.Si menerangkan saat ini standar penjaminan mutu di UII menggunakan pola kombinasi parameter dari DIKTI dan dari UII sendiri. Komponen utama standar nasional DIKTI adalah standar pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada msyarakat, yang masing-masing diuraikan dalam delapan ruang lingkup. Sejauh ini dokumen sistem yang dimiliki UII sudah mencakup dan melebihi tiga komponen standar utama yang dipersyaratkan DIKTI.

    “Pada tahun 2016, UII membuat standar penjaminan mutu sendiri atas dasar seringnya pergantian peraturan penjaminan mutu, dengan sebuah akronim MERCY OF GOD (Management of Organization, Education, Research, Community Services, Yield of Services, Output, Facilities, Governence, Outcome & Corporation, dan Da’wah Islamiyah),” ungkap Kariyam.

    Ia juga menyebut selama 2 tahun berturut-turut sejak 2017, UII berhasil meraih predikat emas pada ajang SNI Award.

    Sedangkan Ilya Fadjar prestasi yang diraih UII tersebut menjadi cambuk untuk terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan saat ini. “SNI Award menjadi tantangan tersendiri bagi kami agar terus berupaya meningkatkan penjaminan mutu di lingkungan univeritas tingkat nasional. Bahkan menjadi hal yang mungkin saja mendapat pengakuan internasional, semoga,” ungkapnya.

    Di akhir kunjungan rombongan UTM menyempatkan waktunya bekeliling Perpustakaan UII. Rombongan kemudian mencoba SNI corner yang ada di perpustakaan. SNI corner ini menyajikan data bagi sivitas akademik guna mencari data standardisasi suatu produk. (ENI/ESP). Sumber: uii.ac.id

    January 12, 2019
    https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png 0 0 bpmuii https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png bpmuii2019-01-12 09:07:512022-08-30 03:00:03Universitas Trunojoyo Madura Tertarik Sistem Penjaminan Mutu UII
    News

    Komitmen Pada Budaya Mutu Perlu Terus Dipertahankan

    Universitas Islam Indoensia (UII) secara konsisten telah serius mengembangkan budaya mutu sebagai ciri khas yang menonjol. Budaya mutu ini telah dimulai sejak tahun 1999, bahkan jauh sebelum pemerintah menginisiasinya lewat peraturan perundang-undangan terhitung pada tahun 2003. Sebagai wujud komitmen mempertahankan budaya mutu, UII melalui Badan Penjaminan Mutu (BPM) mengadakan Rapat Tinjauan Manajemen Sistem Penjamin Mutu Universitas (RTM SPMU) setiap tahunnya.

    Sebagaimana tergambar dalam RTM SPMU yang berlangsung pada Selasa (18/12) di Ruang Audiovisual, Gedung Perpustakaan Moh. Hatta UII. Acara tersebut dihadiri segenap pimpinan UII, mulai dari rektor hingga wakil rektor, pimpinan fakultas, prodi, hingga direktorat serta kepala badan.

    Rektor UII, Fathul Wahid, M.Sc., Ph.D dalam sambutannya mengatakan dalam ilmu sosiologi, evaluasi sistem penjaminan mutu merupakan salah satu cara untuk meningkatkan eksistensi organisasi. Untuk itu, meski berlangsung secara rutin, acara tersebut sangat penting dan perlu terus dipertahankan.

    Ia juga menyitir sebuah hadis riwayat Ahmad yang berbunyi, “Selayaknya, orang yang berakal sehat memiliki empat waktu, yaitu waktu untuk bermunajat, waktu untuk bertafakur, waktu untuk bermuhasabah, dan waktu untuk memenuhi kebutuhan hidup”.

    Evaluasi mutu termasuk dalam lingkup muhasabah. Berkaca dari hadis itu, ia berharap segenap pimpinan dan manajamen memahami kebutuhan untuk menjaga budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi.

    Sementara itu, Kepala BPM UII Kariyam, M.Si dalam pemaparannya menyampaikan hasil rekapitulasi yang dilakukan selama proses audit. Audit mutu internal yang dijalankan unitnya bertujuan memastikan seluruh proses sesuai prosedur dan seluruh output sudah berjalan sesuai dengan jadwal dan standar yang ditetapkan. Ia juga menyampaikan ungkapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas sinergi antara auditee maupun auditor.

    Dalam acara tersebut, para peserta juga diajak mengevaluasi capaian yang dirasa perlu untuk ditingkatkan. Hasil diskusi di antara peserta menjadi masukan berharga untuk melakukan tindakan perbaikan dari kekurangan yang ada. Sumber: uii.ac.id

    December 19, 2018
    https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png 0 0 bpmuii https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png bpmuii2018-12-19 09:42:002025-04-14 08:16:36Komitmen Pada Budaya Mutu Perlu Terus Dipertahankan
    News

    UII Terima Anugerah Emas SNI Award 2018

    UII menerima anugerah emas SNI Award 2018 yang diberikan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN). Ini adalah kali kedua UII mendapatkan anugerah emas di even penghargaan tersebut. Pada tahun 2017, UII pertama kali mengikuti SNI Award dan langsung memboyong anugerah emas. SNI Award sendiri merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah Republik Indonesia kepada organisasi yang dinilai telah menjalankan sistem manajemen operasional yang baik dan telah menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) secara konsisten. Pemberian penghargaan SNI Award pada tahun ini adalah yang ke-14 kalinya sejak pertama kali diselenggarakan di tahun 2005.

    Malam penyerahan penghargaan berlangsung di Hotel Intercontinental, Jakarta pada Rabu (21/11). Rektor UII, Fathul Wahid, M.Sc., Ph.D menerima penyerahan penghargaan dari Kepala BSN, Bambang Prasetya.

    Fathul Wahid, M.Sc., Ph.D menyampaikan bahwa raihan ini adalah apresiasi BSN untuk warga UII. “Kita patut bersyukur, yang diikuti kerja keras lanjutan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas proses bisnis”, ungkapnya didampingi Kariyam, M.Si selaku Kepala Badan Penjaminan Mutu UII.

    Dari 56 peserta penerima penghargaan, hanya 7 organisasi pendidikan tinggi yang mendapatkan anugerah. Empat perguruan tinggi tersebut yakni Akademi ATK Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Negeri Makassar mendapat anugerah perak. Sementara UII bersama dengan Universitas Surabaya dan Unika Atma Jaya Jakarta mendapatkan anugerah emas.

    Sementara Kariyam, M.Si menambahkan, “Anugerah ini adalah hasil kerja kolektif, selamat untuk UII”.

    Organisasi yang mendaftar SNI Award, dari tahun ke tahun mengalami perubahan. Pada tahun 2015, sebanyak 151 organisasi yang mendaftar. Pada tahun 2016, sebanyak 108 organisasi/perusahaan. Pada tahun 2017, sebanyak 126 organisasi/perusahaan.

    Tercatat 208 peserta dari kalangan organisasi maupun perusahaan yang turut berpartisipasi di SNI Award 2018. 121 di antaranya lolos verifikasi administrasi dan hanya 71 yang dilanjutkan dengan tahap visitasi lapangan.

    Kepala BSN, Bambang Prasetya mengatakan proses penilaian SNI Award dilakukan secara ketat oleh tim juri yang diketuai pakar ekonomi Rhenald Khasali dengan beranggotakan 19 orang yang ahli di bidang standardisasi dan penilaian kesesuaian. Para juri berasal dari industri, pemerintah, perguruan tinggi, asosiasi maupun pakar management, good goverment, sosial ekonomi, dan financial.

    Ditambahkan Bambang Prasetya, SNI Award diharapkan dapat menjadi acuan organisasi untuk meningkatkan kinerja organisasi. Hal ini karena SNI Award menilai berbagai aspek yang dapat mendorong kemajuan organisasi dalam mewujudkan kinerja yang lebih baik, termasuk manajemen dan kepemimpinan, fokus pada pelanggan, pengembangan sumberdaya, pengelolaan/realisasi produk, dan hasil bisnis.

    SNI Award memiliki empat peringkat penghargaan yakni perunggu, perak, emas, dan platinum. Tahun ini, BSN memberikan anugerah 8 perunggu, 27 perak, 18 emas, 3 platinum, dan 1 grand platinum. Penghargaan Grand Platinum diberikan kepada organisasi yang tiga kali berturut-turut mampu mempertahankan peringkat platinum di SNI Award. Sumber: uii.ac.id

    November 22, 2018
    https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png 0 0 bpmuii https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png bpmuii2018-11-22 09:42:432025-12-16 06:49:57UII Terima Anugerah Emas SNI Award 2018
    News

    Keberhasilan UII, Hasil Penerapan Budaya Mutu Secara Konsisten

    Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII), Nandang Sutrisno, SH., LL.M., M.Hum., Ph.D. yang juga Rektor pada periode 2017-2018, menjadi narasumber dalam Seminar Budaya Mutu Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Direktorat Penjaminan Mutu, Ditjen Belmawa di Ternate.

    Seminar yang diadakan pada akhir Oktober 2018 di Ternate tersebut, diikuti oleh para pimpinan perguruan tinggi dan pimpinan penyelenggara perguruan tunggi se-Maluku, Maluku Utara dan sekitarnya. Dalam kesempatan ini Nandang Sutrisno sharing best practice tentang membudayakan penjaminan mutu di UII.

    Di hadapan peserta seminar, Nandang Sutrisno memaparkan perkembangan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di UII, mulai dari awal sampai perkembangan terakhir. UII sendiri telah mengembangkan standar dengan akronim MERCY OF GOD.

    “MERCY OF GOD terdiri dari 10 standar dan dielaborasi dalam 99 cakupan standar. Standar utama dalam MERCY OF GOD yakni mencakup Managerial, Education, Research, Community, Dakwah Islamiyah, Output, Feedback, Governance, Outcome dan Kepuasan Stakeholder,” jelasnya.

    Nandang Sutrisno juga menyampaikan akreditasi internasional yang berhasil diraih oleh Prodi-Prodi di UII, yakni Arsitek, Teknik Sipil, Teknik Lingkungan, dan Akuntansi serta Kimia. Disampaikan juga bahwa beberapa Prodi yang lain saat ini juga sedang berproses, termasuk untuk sertifikasi ke AUN QA.

    Pada acara yang sukses digelar dengan panitia lokal Universitas Khairun Ternate ini, berbagai raihan prestasi UII mutakhir juga disampaikan Nandang Sutrisno. Ia menegaskan, kesemua raihan tersebut merupakan hasil upaya UII terus menerus dari waktu ke waktu.

    Kata kuncinya menurut Nandang Sutrisno, keberhasilan UII adalah budaya mutu yang sudah dijalani secara konsisten terus menerus, berupaya meningkatkan mutu secara berkelanjutan (continous improvement).

    ”Apa yang kami lakukan sebagai wujud sumbangsih UII untuk perkembangan pendidikan tinggi di tanah air. Merupakan perwujudan dari visi UII yang rahmatan lil’alamin,” tandasnya. Sumber: uii.ac.id

    November 5, 2018
    https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png 0 0 bpmuii https://bpm.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Badan-Penjaminan-Mutu-UII.png bpmuii2018-11-05 10:22:492023-06-29 05:41:36Keberhasilan UII, Hasil Penerapan Budaya Mutu Secara Konsisten
    Page 6 of 18«‹45678›»

    Pages

    • AKREDITASI
    • AKREDITASI INTERNASIONAL
    • AKREDITASI NASIONAL
    • Apresiasi Bidang SPM
    • Artikel
    • Asesor dan Auditor Internal Universitas Islam Indonesia
    • Auditor Internal Universitas Islam Indonesia
    • Cara Pendaftaran
    • Categories
    • Dokumen Mutu
    • Download
    • Events
    • Form Permohonan Kunjungan
    • Home
    • Home_copy
    • Instrumen Lembaga Akreditasi Mandiri
    • Kerjasama
    • Klinik SPMI
    • Klinik SPMI Registrasi
    • Kontak
    • Kunjungan
    • Locations
    • Login
    • Materi Presentasi
    • Materi RTM
    • MONEV PEMBELAJARAN 2026
    • My Bookings
    • Panduan Survei
    • Password Recovery
    • Pelatihan
    • Pelatihan dan Kerjasama Eksternal
    • Pelatihan dan Pendampingan Internal UII
    • Pengukuran NKMD 2018/2019 dan 2019/2020
    • Penyamaan Persepsi IAPS 4.0
    • Pernyataan Mutu dan Kebijakan Mutu
    • Portofolio Kerjasama Eksternal
    • Profil BPM
    • Program Pengembangan Program Studi Memenuhi Standar Mutu Internasional 2024
    • Rekap Konfirmasi Kehadiran Pelatihan Public Speaking PSM
    • Rekap Survei Dosen-Tendik 2025
    • SDM BPM
    • Sejarah Standar SPMI UII “MERCY OF GOD”
    • Sekilas Implementasi Sistem Penjaminan Mutu UII
    • Sertifikat
    • Sosialisasi Indikator Pemantauan dan Evaluasi Peringkat Akreditasi (PEPA)
    • Status dan Kedudukan
    • Struktur Organisasi BPM
    • Submissions
    • Survey Stakeholders
    • Tags
    • Tentang BPM UII
    • Tujuan dan Peranan
    • Unggah dokumen pendukung kunjungan
    • Visi, Misi dan Sasaran Mutu BPM UII

    Categories

    • Agenda
    • Artikel
    • Download
    • event
    • News

    Archive

    • April 2026
    • February 2026
    • December 2025
    • November 2025
    • October 2025
    • September 2025
    • August 2025
    • July 2025
    • April 2025
    • March 2025
    • December 2024
    • November 2024
    • October 2024
    • September 2024
    • August 2024
    • July 2024
    • June 2024
    • December 2023
    • September 2023
    • May 2023
    • February 2023
    • December 2022
    • November 2022
    • September 2022
    • August 2022
    • April 2022
    • December 2021
    • November 2021
    • April 2021
    • March 2021
    • November 2020
    • October 2020
    • September 2020
    • August 2020
    • July 2020
    • June 2020
    • May 2020
    • February 2020
    • January 2020
    • December 2019
    • October 2019
    • September 2019
    • August 2019
    • July 2019
    • June 2019
    • May 2019
    • March 2019
    • February 2019
    • January 2019
    • December 2018
    • November 2018
    • October 2018
    • September 2018
    • August 2018
    • July 2018
    • May 2018
    • April 2018
    • March 2018
    • February 2018
    • December 2017
    • November 2017
    • October 2017
    • September 2017
    • August 2017
    • July 2017
    • June 2017
    • April 2017
    • March 2017
    • February 2017
    • December 2016
    • November 2016
    • October 2016
    • September 2016
    • August 2016
    • July 2016
    • June 2016
    • May 2016
    • April 2016
    • February 2016
    • December 2015
    • November 2015
    • October 2015
    • September 2015
    • August 2015
    • July 2015
    • June 2015
    • May 2015
    • April 2015
    • February 2015
    • October 2014
    • November 2013
    • October 2013
    • September 2013
    • August 2013
    • July 2013
    • April 2013
    • March 2013
    • July 2012
    • June 2012
    • May 2012
    • March 2012
    • February 2012
    • January 2012
    • December 2011
    • November 2011
    • August 2011
    • July 2011
    • May 2011
    • February 2011
    • May 2009
    • February 2009
    • January 2009
    • December 2008
    • October 2008
    • August 2008
    • June 2008
    • May 2008
    • February 2008
    • January 2008
    • November 2007
    • October 2007
    • September 2007
    • August 2007
    • June 2007
    • May 2007
    • March 2007
    • January 2007

    Badan Penjaminan Mutu Universitas Islam Indonesia

    Gedung GBPH Prabuningrat, Kantor Rektorat UII Lantai III
    Jl. Kaliurang km 14,5 Sleman Yogyakarta 55283
    Telepon: +62 274 898444 ext. 1313
    Whatsapp: +62 813-2622-6312
    Email: bpm[at]uii.ac.id

     

    Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022 (Surat Keputusan BAN-PT No. 2003/SK/BAN-PT/AK-Ppj/PT/XII/2022).

    © Hak Cipta 2019 - Badan Penjaminan Mutu Universitas Islam Indonesia - Enfold WordPress Theme by Kriesi
    Scroll to top Scroll to top Scroll to top